my life's my adventure


EVERY PART OF MY LITTLE SPACE

Jumat, 01 Oktober 2010

apa itu arsitektur ?

Arsitektur adalah seni dan ilmu dalam merancang bangunan. Dalam artian yang lebih luas, arsitektur mencakup merancang dan membangun keseluruhan lingkungan binaan, mulai dari level makro yaitu perencanaan kotaperancangan perkotaanarsitektur lansekap, hingga ke level mikro yaitu desain bangunandesain perabot dan desain produk. Arsitektur juga merujuk kepada hasil-hasil proses perancangan tersebut.

Dimanakah posisi arsitektur?
Arsitektur berpijak diantara keduanya. Seni dan teknologi bagaikan dua kutub yang berseberangan dan aspek nilai guna satu titik lain di atasnya, sehingga membentuk segitiga (bentuk stabil). Seni dan teknologi  harus seimbang saling mengisi, bagaikan tubuh  dan roh. Arsitektur yang didominasi oleh teknologi akan terasa hambar, kaku, monoton untuk itu diperlukan seni. Arsitektur yang didominasi oleh seni akan terasamubazirover acting dan diragukan kekuatannya. Arsitektur yang tidak memenuhi aspek nilai guna adalah sampah (seperti garam yang tidak asin).

Apakah seni dalam konteks arsitektur ?
Nilai estetika seni dalam arsitektur memang sulit diukur, penilaian orang terhadap sesuatu apakah esteik atau tidak memang sangat relative. Namun dapat kita sederhanakan klasifikasi dari kategori estetika menjadi : keindahan beauty (adanya relasi formal antara harmoni danproporsi); kesenangan pleasure (adanya relasi fungsional antara efisiensi dan kenyamanan); kesukaan delight (adanya relasi makna antaraasosiasi dan selera). Unsur seni/estetika dalam arsitektur tidak sebatas ornament sebagai unsur dekoratif tetapi keseluruhan bentuk unity dari objek nyata arsitektur dan lingkungannya.  Bentuk struktur bangunan atau material bangunan juga dapat bernilai estetis jika memenuhi 4 kategori diatas. Dengan unsur  teknologi, seni dan  nilai guna,

Kesimpulan

bangunan adalah produksi manusia yang paling kasat mata. Namun, kebanyakan bangunan masih dirancang oleh masyarakat sendiri atau tukang-tukang batu di negara-negara berkembang, atau melalui standar produksi di negara-negara maju. Arsitek tetaplah tersisih dalam produksi bangunan. Keahlian arsitek hanya dicari dalam pembangunan tipe bangunan yang rumit, atau bangunan yang memiliki makna budaya / politis yang penting. Dan inilah yang diterima oleh masyarakat umum sebagai arsitektur. Peran arsitek, meski senantiasa berubah, tidak pernah menjadi yang utama dan tidak pernah berdiri sendiri. Selalu akan ada dialog antara masyarakat dengan sang arsitek. Dan hasilnya adalah sebuah dialog yang dapat dijuluki sebagai arsitektur, sebagai sebuah produk dan sebuah disiplin ilmu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Mengenai Saya

Foto saya
well , i'll introduced my self . yeaah i'am Rianto Wahyu Pratama . i'am 18yearsold . i'am moeslim . i was moody , cheer's up , sometimes i can be mature but i still often like child . but beyond that , i just ordinary person ..